Nutrisi tepat agar anak sehat
Dalam negara demokrasi,rakyat berkuasa untuk kepentingan rakyat,namun karena setiap individu berbeda kepentingannya,dan kekurangtahuan akan makna demokrasi,seperti yg sy alami.Maka tidak jarang,kepentingan2 yang bersilangan malah menimbulkan ketidakcocokan.
Menjelang Pilkada,masyarakat disuguhkan dengan informasi informasi yang justru membuat mereka resah.Seakan yang punya kepentingan adalah kepala daerah dan kelompok pengusungnya.Mereka mengabaikan ketenteraman kota mereka dengan isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Pilkada saya ibaratkan ibu hamil yang menantikan kelahiran anaknya.
Ibu hamil (rakyat) menantikan anak(kepala daerah) yang kelak akan berbakti padanya.Oleh sebab itu,ibu hamil perlu nutrisi(informasi) yang tepat dari makanannya.
Mengamati Bumil (Ibu hamil) selama beberapa bulan di toko,pelajaran ini yang saya bisa ambil dan kaitkan dengan masa menjelang pilkada yang damai ini.
※Jangan beri nutrisi abal-abal (janji yang tidak bisa dibuktikan) kepada bumil.Nanti ibu baper.Emang mau berikutnya ibu males hamil lagi?Alias golput
※Kalo bumil ngidam,kasih makanannya karena akan diteruskan kepada anaknya,supaya nanti jangan ngiler pas lahir.Ngiler kekuasaan,kasih sayang,dll.
※Bagikan berita baik kepada bumil,misalnya,anaknya pasti sehat,lucu,lincah.Maka kandungan akan sehat,dan bumil akan lebih bergairah lagi menjalani hari-harinya.Dan mengurangi resiko cacat lahir.Ga mau toh?
※Kalo lahir cacat,naluri seorang ibu akan terus menjaga,memelihara anaknya,bukan malah mencampakkan anaknya.Bener kan?Didukung,bukan diasingkan anaknya.Apalagi diberi pernyataan yang negatif.
Bumil mau anak yang baik,sehat,cerdas dan berbakti toh?
Beri anak anda pernyataan positif agar lebih percaya diri.
Beri dia cinta kasih agar kelak anak mencintai anda.
Menjelang Pilkada,masyarakat disuguhkan dengan informasi informasi yang justru membuat mereka resah.Seakan yang punya kepentingan adalah kepala daerah dan kelompok pengusungnya.Mereka mengabaikan ketenteraman kota mereka dengan isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Pilkada saya ibaratkan ibu hamil yang menantikan kelahiran anaknya.
Ibu hamil (rakyat) menantikan anak(kepala daerah) yang kelak akan berbakti padanya.Oleh sebab itu,ibu hamil perlu nutrisi(informasi) yang tepat dari makanannya.
Mengamati Bumil (Ibu hamil) selama beberapa bulan di toko,pelajaran ini yang saya bisa ambil dan kaitkan dengan masa menjelang pilkada yang damai ini.
※Jangan beri nutrisi abal-abal (janji yang tidak bisa dibuktikan) kepada bumil.Nanti ibu baper.Emang mau berikutnya ibu males hamil lagi?Alias golput
※Kalo bumil ngidam,kasih makanannya karena akan diteruskan kepada anaknya,supaya nanti jangan ngiler pas lahir.Ngiler kekuasaan,kasih sayang,dll.
※Bagikan berita baik kepada bumil,misalnya,anaknya pasti sehat,lucu,lincah.Maka kandungan akan sehat,dan bumil akan lebih bergairah lagi menjalani hari-harinya.Dan mengurangi resiko cacat lahir.Ga mau toh?
※Kalo lahir cacat,naluri seorang ibu akan terus menjaga,memelihara anaknya,bukan malah mencampakkan anaknya.Bener kan?Didukung,bukan diasingkan anaknya.Apalagi diberi pernyataan yang negatif.
Bumil mau anak yang baik,sehat,cerdas dan berbakti toh?
Beri anak anda pernyataan positif agar lebih percaya diri.
Beri dia cinta kasih agar kelak anak mencintai anda.
![]() |
| Klik Di Sini |

0 Response to "Nutrisi tepat agar anak sehat"
Post a Comment